Thursday, October 30, 2008

Tips 4 : Anak Usia Sekolah

Oleh : Dradjat Boediman, dokter spesialis anak konsultan. Pemerhati Gizi, Pertumbuhan dan Perkembangan Anak.


Petunjuk praktis tentang gizi buat ibu-ibu yang memiliki putra-putri usia sekolah (US)

Sebagai bahan penyuluhan.

Hal-hal penting yang perlu mendapat perhatian dari orantua (ortu) anak.

  1. Agar tidak memiliki postur PENDEK dikemudian hari, ikuti saran dibawah ini:

Berikan kesempatan lebih banyak makan pada umur-umur:

- 10 – 12 tahun untuk anak perempuan à masa tumbuh cepat (MTC)

- 12 – 14 tahun untuk anak laki-laki à MTC

  1. Perlu disosialisasikan secara luas (KAMPANYE MTC) kepada masyarakat agar bangsa Indonesia punya postur badan yang lebih tinggi daripada sekarang (2008). Sehingga athleet kita mempunyai daya saing lebih baik dalam event olah raga.
  2. Setelah umur 20 tahun, MTC tidak datang lagi.
  3. anak usia sekolah, 6-20 tahun adalah masa anak bertumbuh dan berkembang.
  4. Anak US lebih banyak lagi melakukan aktifitas fisik (AF) & mental (bermain, olah raga, belajar, dll.) akan memerlukan makanan yang mengandung lebih banyak E, P, Vit-Min dan seimbang. Artinya harus mengkonsumsi makanan yang mengandung E, P, Vit-Min dalam jumlah yang cukup sesuai umur, BB dan AFnya untuk menunjang tumbuh kembang (TK)nya.
  5. Pada dasarnya tidak banyak berbeda dengan makanan/diit anak bawah lima tahun (balita). Berbeda dalam jumlah, ragam makanan dan bentuknya/ konsistensinya.
  6. Masa usia 10-12 tahun bagi anak perempuan adalah Masa Tumbuh Cepat (MTC). Harus mengasup lebih banyak makanan dari biasanya. MTC pada anak laki-laki terjadi pada usia 12 – 14 tahun.
  7. Jangan disia-siakan masa tsb. kalau tidak ingin postur pendek. Ortu harus tanggap. Pada usia tsb. ortu harus memberi kesempatan kepada putra-putrinya untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan seimbang.
  8. Bila saja semua ortu tanggap, orang Indonesia dikemudian hari akan memiliki TB (posture) lebih tinggi daripada sekarang (2008) dan akan bersaing dalam mencapai prestasi olah raga.
  9. Pada MTC harus banyak makan, terutama asupan P dan E.
  10. Asupan zat gizi protein mempengaruhi TB seseorang. Asupan E terhadap BB. Keduanya harus seimbang. Tidak bisa salah satu saja yang tercukupi.
  11. jangan dibiarkan lupa makan karena asyik bermain/terutama olah raga yang mem-butuhkan banyak E. Sering terjadi pada anak US.
  12. Beri pengertian (motivasi) dgn kasih sayang tentang pentingnya makanan untuk pertumbuhan dan kesehatan. Bila ingin cepat menjadi besar harus banyak makan. Tidak dibentak untuk makan.
  13. Sebelum berangkat sekolah harus makan dan minum satu gelas susu/sebutir telur ayam kampung.
  14. Bila sekolah berakhir jam 13.00 bekali saja roti untuk dimakan pada jam 11.00.
  15. Timbang berat badan (BB)nya tiap bulan untuk mengetahui pertumbuhan anak.
  16. Usia (6 thn ± 20 kg.), (7 thn ± 22 kg.), (8 thn ± 25 kg.), (9 th. ± 28 kg.), (10 th. ± 31 kg.), (11 th ± 35 kg), (12 th ± 40 kg), (13 th ± 45 kg), (14 th ± 50 kg), (15 th ± 56 kg u/ laki-laki dan ± 53 kg u/ perempuan), (16 th ± 62 kg u/ laki-laki dan ± 56 kg u/ perempuan), (17 th ± 66 kg u/ laki-laki dan ± 56 kg u/ perempuan), (18 th ± 68 kg u/ laki-laki dan ± 56 kg u/ perempuan).
  17. BB tsb hanya sebagai patokan saja. Sumber WHO-NCHS 1983.
  18. Dianjurkan makan sebutir telur kampung tiap hari (bila tidak allergi) dan minum satu gelas susu, pagi dan sore. Lebih juga boleh asal tidak berlebihan.
  19. Jangan dilihat dari mau atau tidak mau/sulit makan. Tetapi timbang BBnya. Naik / tidak? Bila naik ya tak ada masalah. Bila tidak naik, ya memang betul sulit makan Bila sulit makan à lihat TIPS SULIT MAKAN.
  20. Sumber E : nasi beras, nasi jagung, roti tawar, singkong, ketela rambat, sagu, mana yang disukai sebagai makanan pokok. Makanan pokok tidak harus nasi.
  21. Sumber P : daging binatang kaki 4 yang bisa dan boleh dimakan, daging ayam/unggas lainnya, tempe/tahu, telur, susu, dll. Mana yang disukai sesuaikan dengan selera anak.
  22. Harus selalu mendapat diit seimbang (diit yang mengandung E, P, Vitamin (vit) dan mineral(min) dalam jumlah yang cukup sesuai umur, berat BB dan AFnya. Arti diit = makanan = gizi.
  23. Sumber vit-min adalah sayuran dan buah. Vit-min berfungsi memacu proses pertumbuhan dan belajar. Kekurangan vit-min tubuh akan lesu, mudah lelah, malas. Manusia membutuhkan vit-min. sepanjang hidupnya.
  24. Termasuk mineral adalah:
    1. zat kapur penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi
    2. zat besi agar tidak menderita kurang darah (anemia). Anemia menyebabkan anak lesu, kurang bergairah, kurang konsentrasi belajar, jantung berdebar-debar, dsb. Ada jenis anemi lain yang bukan karena kekurangan zat besi.
    3. Zat yodium yang saaangat penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
    4. Zat fluor untuk menjaga gigi tidak mudah kropos dan kekuatan tulang.
    5. Masih banyak lagi jenis mineral lain yang diperlukan untuk menunjang proses pertumbuhan anak.
  25. umumnya masyarakat hanya mengenal vitamin saja. Vitamin dan mineral sangat penting untuk menunjang proses pertumbuhan anak.
  26. Faktor Gizi bukanlah satu-satunya yang bisa membuat keadaan sehat. Faktor lingkungan, pola makan dan pola makanan, kebiasaan, gaya hidup, dsb. juga mempunyai andil pengaruh terhadap kesehatan.

No comments: