Saturday, November 15, 2008

Tips 6 : Dewasa

Petunjuk Praktis tentang gizi untuk anda yang merasa dewasa

Oleh: Dradjat Boediman, dokter spesialis anak konsultan. Pemerhati Gizi dan Kesehatan

Bahan untuk penyuluhan.

  • Dewasa wanita : diatas 18 tahun
  • Dewasa pria: diatas 20 tahun
  • golongan ini sudah tidak ada pertumbuhan lineair (tidak bisa lebih tinggi lagi). Kecuali beberapa kasus tertentu.
  • Prinsipnya secara kualitatif (mutu) tidak banyak berbeda dengan golongan umur dibawahnya. Secara kuantitatif memang berbeda yaitu lebih banyak.
  • Golongan dewasa mempunya lebih banyak pilihan makanan yang dikonsumsi, lebih beragam dalam bentuk dan rasa.
  • Golongan dewasa dianggap sudah mempunyai pekerjaan, mungkin pekerjaan tetap, mungkin tidak tetap, mungkin sebagai “penganggur”.
  • Untuk mendapat perhatian à bagaimana menjaga kesehatan bersama gizi. Gampang-gampang sulit.
  • Harus dimaklumi bahwa makanan itu adalah sahabat yang saaangat baik. Tetapi juga sahabat yang tidak baik sampai saaangat tidak baik.
  • Makanan bisa dijadikan sebagai sahabat baik bila diri kita memperlakukannya dengan baik. Sebaliknya bila kita memperlakukannya secara tidak baik maka diri kita akan celaka dengan manifestasi gangguan kesehatan. Atau mungkin dengan kata lain : makanan itu bisa menjadikan seseorang menjadi sehat. Tetapi bisa juga menjadikan seseorang menjadi sakit tergantung dari bagaimana kita memperlaku-kan makanan itu.
  • Yang perlu dimaklumi pula : jangan mengkonsumsi makanan secara berlebihan tanpa kontrol. Tetapi jangan pula anda malas makan karena tidak ada selera makan. Terlebih bila fisik anda kurus. Yang diberi makan itu bukanlah mulut. Tetapi seluruh organ tubuh anda agar tetap baik (eksis) dan berfungsi baik pula. Mulut hanyalah sarana untuk memasukkan makanan saja.
  • Lalu bagaimana?
  • Mengkonsumsilah makanan seimbang, yaitu mengkonsumsi makanan/diit yang mengandung energi(E), protein(P), vitamin(vit) dan mineral(min) dalam jumlah cukup sesuai berat badan(BB) dan aktifitas fisik(AF).
  • Tidak perlu pusing menghitung berapa banyak E dan P harus dikonsumsi.
  • Bagaimana? Hitung IMT (indeks massa tubuh)_ anda. Kemudian usahakan IMT anda berada pada kisaran 18.5 – 25.0. Tidak lebih dari 25.0 dan tidak kurang dari 18.5. Tentukan sendiri sebaiknya IMT anda berapa menurut anda paling cocok. IMT yang membuat diri anda bisa bergerak paling nyaman. Bila sudah menemu-kan IMT paling cocok maka pertahankan BB anda sesuai IMT yang paling cocok buat anda dengan melakukan diit dengan baik. Bila saja anda bisa mengkonsumsi segala macam makanan, bersyukurlah, anda tidak harus pantang makanan tetentu. Anda hanya membatasi jumlah makanan yang anda konsumsi. Dengan kata lain mengkonsumsi makanan tidak kurang dan tidak berlebihan. Cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) sbb.: Rumus IMT adalah:

BB (kg)

IMT = -------------------------------- = kg/meter persegi

TB (meter)kwadrat

Interpretasi:

1. kurang dari 18.5 termasuk keadaan gizi kurang (kurang gizi?)

2. antara 18.5 – <>

3. antara 25.0 - <>

4. antara 30.0 - <>

5. lebih dari 40.0 termasuk kegemukan (overweight/obesitas) tingkat 3

Sumber: Report of WHO Expert Committee, “Physical Status: the Use and Interpretetion of Anthropometry”, Geneve 1995.

  • interpretasi nilai IMT berbeda di setiap negara
  • Dianjurkan menentukan BB dalam kisaran “dbn” yang dianggap / dirasa “enak” (convenient). Yaitu BB yang dirasa tidak memberi halangan dalam beraktifitas.
  • Kisaran “dbn’ adalah antara 18.5 sampai 25.0
  • Bila telah menemukan BB yg diinginkan à pertahankan dengan diit secara baik
  • Bila IMT lebih 25.0 à waspada saja. Demikian juga bila nilai IMT kurang 18.5
  • Kegemukan / kekurusan akan menemui banyak masalah kesehatan saat kini maupun dikemudian hari.
  • Diit sederhana tetapi cukup baik nilai gizinya. Untuk AF normal.

- nasi secukupnya. 600 g nasi/hari (± 3 piring). Kalau dirasa kurang, boleh tambah. Atau merasa terlalu banyak ya kurangi saja.

- lauk: 150 g tempe / hari. Sebutir telur ayam /hari

- sayur kuah, lotek, gado-gado, lalaban sayur. Buah kalau tersedia

- Masakan tentunya mengandung lemak/minyak dan gula. Minum + gula sebagai sumber energi.

- Tidak terlalu berlebihan mengkonsumsi lemak. Terutama lemak hewani.

- Lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah karena banyak mengandung antioksidan untuk menghalau berbagai penyakit.

- Selain tsb. mungki ada masukan/konsumsi makanan lain.

  • Timbang BB untuk menilai apakah makanan yang anda konsumsi cukup atau kurang atau berlebihan.
  • komposisi tsb diatas bisa dirubah sesuai selera dengan memperhatikan BB.
  • Bilamana AF bertambah, porsi makanan harus di tambah.
  • Untuk menaikkan BB à banyak makan. Frekuensi ditambah.
  • Sumber P: daging hewani kaki 4 yang bisa dan boleh dimakan, daging, telur, ayam/unggas lainnya, tempe, tahu, susu, golongan kacang-an yang lain.
  • Bila BB menurun , berarti porsi harus ditambah dan sebaliknya
  • Mengasuplah makanan seimbang, makanan seimbang, makanan seimbang untuk menjaga stamina (kemampuan tubuh melakukan aktifitas). Tidak mudah loyo.

No comments: